26.8 C
Kupang
Selasa, Januari 20, 2026
Space IklanPasang Iklan

Petani Mengeluh, Benih Jagung Bantuan Pemerintah Tidak Tumbuh, Minta Diganti

SoE, timurtoday.id – Sejumlah petani di desa Pene selatan kecamatan Kolbano kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluhkan bantuan benih Jagung yang diperoleh dari pemerintah desa (pemdes) setempat  tidak tumbuh setelah ditanam.
             Keluhan itu diungkap Hengky Banu warga dusun II, Minggu (18/1).
              Hengky yang juga adalah ketua PAC Pospera Kolbano menduga benih yang dibagikan pemdes kepada petani itu tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB).  Setahu dia yang tercantum dalam dokumen RAB adalah benih jagung jenis BISI II, sementara yang diterima petani jenis MPM I. “Kami sangat kecewa karena bantuan benih yang diberikan tidak sesuai RAB dan tidak tumbuh saat ditanam. Waktu tanam sudah terlambat, kalau tidak segera diganti kami pasti terancam gagal panen,” tegas Hengky.
            Ia menjelaskan, setiap kepala keluarga menerima bantuan benih Jagung sebanyak dua kilogram.
              Sejumlah petani kata Hengky sudah mengembalikan benih yang diterima kepada pemerintah desa dan berharap pemdes menggantinya dengan benih yang sesuai dalam RAB. “Dana desa itu untuk masyarakat. Kalau yang tertulis di RAB berbeda dengan yang diberikan, ini sudah termasuk pelanggaran, ini harus diganti dengan benih sesuai RAB,”ujarnya.
            Kepala Dusun II Desa Pene Selatan, Neno Boimau, membenarkan adanya ketidaksesuaian bantuan benih jagung dengan RAB serta kegagalan benih untuk tumbuh di lahan masyarakat.
           Ia mengaku telah menerima pengembalian benih dari warga setelah mendapat arahan dari pendamping desa dan bendahara desa. “Saya sudah cek langsung ke lapangan dan masyarakat membenarkan benih tidak tumbuh. Pengaduan sudah saya sampaikan ke Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan bendahara desa supaya segera dilakukan penggantian sesuai RAB, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ungkap Neno.
            Hingga berita ini diturunkan Kepala Desa Pene Selatan maupun pihak yang mendistribusikan benih Jagung belum berhasil dikonfirmasi.(Oca)
Baca juga  Audit 160 Desa Tak Bisa Tuntas Dalam Sebulan, Inspektorat Kabupaten Kupang Terkendala Jumlah Auditor 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini