25.3 C
Kupang
Kamis, April 2, 2026
Space IklanPasang Iklan

Mau Dapat Jatah Pengiriman Sapi di TTS Harus Ketemu Seto, Siapa Seto?

SoE, timurtoday.id – Sejumlah pengusaha pengiriman Sapi di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah mengalami hal yang tak biasa dalam proses permohonan mendapatkan jatah atau quota pengiriman sapi keluar daerah dari dinas peternakan (disnak) setempat.

Jika tahun-tahun sebelumnya proses itu cukup dengan pihak Disnak, maka di tahun 2026 ini alur itu berubah.

Pengusaha harus menemui Seto untuk menyampaikan permohonan itu. Siapa Seto? Dari penyampaian Fransina Nenobais, salah satu pengusaha dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD TTS Rabu (1/4/2026) terkait persoalan pembagian quota pengiriman Sapi, Seto bukan pejabat pemerintah di TTS yang berwenang dalam menentukan quota pengiriman sapi kepada pengusaha yang memohon. Seto hanya orang biasa yang diduga dekat dengan bupati Markus Eduard ‘Butje’ Lioe maupun wakil bupati Johni Army Konay.

Dalam penyampaiannya di RDP tersebut, Fransina Nenobais, menyampaikan saat mendatangi Disnak TTS, ia diarahkan plt. Kadisnak untuk menemui wakil bupati. Ia kemudian menemui wakil bupati dan kemudian diarahkan untuk menemui Seto.

“Kami ke dinas (Disnak), Pak Kadis bilang harus ketemu dulu dengan pak wakil. Sampai di pak Wakil, saya disuruh ketemu dengan Seto. Seto ini kepala dinas yang mana?,”beber Fransina.

Ia mengaku bingung dengan proses permohonan yang ditetapkan pemkab TTS itu. “Peran dinas dalam pembagian quota harus dikembalikan. jangan ada lagi kepala dinas bayang-bayangan,”tegasnya.

Dalam kebingungannya Fransina menemui bupati Markus Eduard ‘Butje’ Lioe untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi itu termasuk mengkonfirmasi soal siapa Seto. “Saya ketemu dengan Pak Bupati, saya cerita saja, Pak Bupati bilang Seto itu aliansi,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun timurtoday.id, Quota pengiriman sapi ke luar daerah untuk Kabupaten TTS tahun 2026 ini mencapai 13.200 ekor. Dari jumlah kuota tersebut baru 5.500 kuota yang sudah diberikan kepada 18 pengusaha atau CV sehingga sisa quota yang belum terdistribusi sebanyak 7.700 ekor. Ada 39 pengusaha yang telah mengajukan permohonan. (Jmb)

Baca juga  Nasabah KSP Martabe Jaya di SoE - TTS Merasa Ditipu, Bunga Deposito Belum Diterima

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini