31.3 C
Kupang
Kamis, April 2, 2026
Space IklanPasang Iklan

Sampel Material CV Laksman Untuk Hotmix Binlaka – Oeltua Belum Diuji 

Kupang, timurtoday.id – Sampel material untuk pekerjaan konstruksi jalan Hotmix Binlaka – Oeltua di kecamatan Taebenu kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum diuji oleh tim tekhnis dinas PUPR pasca penandatanganan kontrak tanggal 16 Maret 2026 lalu.

Hingga Selasa (31/3) siang dinas PUPR kabupaten Kupang masih menunggu sampel material yang diajukan CV. Laksman selaku pelaksana proyek untuk diuji dan digunakan dalam pekerjaan proyek tersebut.

Kepala bidang Bina Marga dinas PUPR kabupaten Kupang, Nazar, menginformasikan itu kepada timurtoday.id di kantornya.

Ia mengatakan sebelum digunakan material berupa urugan pilihan (urpil), aspal dan material lainnya perlu diuji di laboratorium dinas PUPR untuk memastikan kualitas material-material yang akan digunakan sesuai spesifikasi tekhnis yang ditetapkan.

“Kita harus turun periksa kuarinya dimana, kita ambil sampelnya untuk diperiksa di laboratorium untuk pastikan Kualitasnya sesuai spesifikasi yang ditetapkan atau tidak,”jelas Nazar.

Pihak dinas dan CV. Laksman dikatakan telah merencanakan waktu untuk turun memeriksa sejumlah titik kuari yang diajukan pelaksana proyek. “sudah rencana pengajuan kuari beberapa titik, nanti kita tentukan mau kunjungi yang mana dulu dalam beberapa hari ini,”kata Nazar.

Ia mengatakan CV. Laksman dibolehkan menggunakan material yang disuplai pihak lain namun material-material tersebut juga perlu dipastikan kualitasnya melalui uji lab oleh dinas PUPR. “Kalau mereka pake supplier mereka juga harus kasi tahu biar kita periksa juga materialnya,”kata Nazar.

Sebelumnya diberitakan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kupang tahun ini menganggarkan pekerjaan peningkatan ruas jalan dari desa Baumata ke desa Oeltua kecamatan Taebenu.

Di papan informasi proyek yang terpampang di pertigaan jalan Baumata – Oeltua, anggaran paket pekerjaan jalan konekvitas Binlaka – Oeltua sebesar Rp 10,7 miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Tak ada informasi di papan proyek soal panjang pekerjaan jalan tersebut namun informasi dari Kabid Nazar bahwa panjang jalan yang dikerjakan sekitar 4 kilometer lebih.

Baca juga  Tangis Disertijab Camat Amfoang Barat Daya, Permintaan Terakhir Yon Natun ke Pemprov NTT Untuk Warga

Kepala dinas PUPR kabupaten Kupang, Tonci Teuf mengatakan jalan tersebut berkonstruksi aspal homix dan sudah berkontrak pada pertengahan Maret 2026.

Di papan informasi proyek, pekerjaan tersebut telah berkontrak pada 16 Maret 2026 dengan masa kerja selama 120 hari kalender dan kontraktor pelaksananya adalah CV.Laksman yang diawasi PT. Dwipa Mitra Konsultan.

Di lapangan, Sabtu (28/3) belum terlihat adanya aktifitas pekerjaan.

Kepala bidan Bina Marga, Nazar, yang dihubungi pertelepon mengatakan tahapan pelaksanaan pekerjaan baru pada sosialisasi pekerjaan kepada masyarakat setempat.

Kondisi jalan yang menjadi lokasi proyek ini tampak berlubang dari titik tempat terpasang papan proyek hingga sekitar tiga kilometer ke arah Oeltua.

Hampir disepanjang ruas itu batuan kerikil dari lapisan penetrasi (lapen) yang terkelupas berserakan di badan jalan. Kedalaman lubang di badan jalan akibat lapen yang rusak bervariasi antara lima hingga 20 centimeter. (Jmb)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini