28.3 C
Kupang
Minggu, Februari 8, 2026
Space IklanPasang Iklan

Danang Mandiri di Hilirisasi Tambang Galian C Pemkab Kupang

Kupang, timurtoday.id – Konsep program hilirisasi sektor pertambangan galian C pemerintah kabupaten (pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai bergerak.

Ini terlihat dari adanya penandatanganan kesepakatan kerjasama antara pemkab Kupang dengan sejumlah pihak yang dilakukan di beberapa bulan terakhir untuk menunjang ‘action’ hilirisasi tambang untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemkab Kupang tersebut.

Jelang akhir tahun 2025 kemarin, bupati Kupang Yosep Lede sudah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan pengusaha Kapal Tongkang di Jawa.

Kapal itu kabarnya akan dipakai pemkab Kupang untuk mengantarpulaukan atau mengangkut material berupa batuan dan pasir kali dari kabupaten Kupang ke sejumlah kabupaten/kota di luar pulau Timor yang menjadi daerah tujuan. “Kita sudah MOU dengan beberapa daerah untuk kita suplai material golongan C kesana,”ucap bupati Yosep Lede beberapa waktu lalu kepada wartawan di kantor bupati Kupang.

Salah satu kabupaten di pulau Sumba, kabupaten Sabu Raijua dan Rote Ndao kabarnya menjadi daerah tujuan pasir dan batuan kali dari kabupaten Kupang.

Dalam pelaksanaan program tersebut belakang muncul nama PT. Danang Mandiri, salah satu perusahaan swasta ternama di Kupang yang bergerak di sektor tambang galian C.

Danang Mandiri kabarnya akan menjadi salah satu penyuplai material bagi pemkab Kupang untuk dikirim ke sejumlah daerah tujuan yang telah melakukan MOU dengan pemkab Kupang.

Bahkan pihak PT. Danang Mandiri sudah bersama pemkab Kupang melihat dermaga atau pelabuhan di wilayah Kupang barat dan Amfoang Utara yang akan dijadikan sebagai pelabuhan pengiriman material.

Siswanto, bos PT. Danang Mandiri yang dikonfirmasi baru-baru ini membenarkan itu. “Ya kami dan Pemda sudah lihat dermaga di Bolok dan kita juga sudah ke Amfoang lihat lokasi dermaga disana dan saya juga sudah ambil sampel material disana untuk dibawa ke lab untuk diuji kelaikannya,”ungkap Siswanto.

Baca juga  Dampak Putusnya Jembatan Termanu, Warga Manubelon Mulai Kesulitan Sembako dan BBM, Harga Merangkak Naik

Ia mengatakan siap menyuplai material setelah dilakukan penandatanganan MOU dengan pemkab Kupang.

Meski sudah menunjukan kesiapannya untuk menunjang program hilirisasi tambang tersebut namun hingga kini belum ada bukti perikatan antara pemkab Kupang dan Danang Mandiri. “MOU-nya belum (ditandatangani) pak, kalau sudah MOU saya siap (suplai material),”ungkap Siswanto yang dikonfirmasi pertelepon, Sabtu kemarin. (Jmb)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini