Kupang, timurtoday.id – Vidio pendek berdurasi 0,23 menit beredar di grub WhatsApp.
Vidio tersebut mempertontonkan seorang perempuan digotong warga beramai-ramai menyeberangi arus sungai.
Suara dalam vidio menyebutkan ibu tersebut sementara hamil dan hendak dibawa warga dari desa Honuk ke puskesmas Soliu, Amfoang Barat Laut, kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melahirkan.
Serwin Foeh, bidan Puskesmas Soliu yang dihubungi, Rabu (25/3) mengatakan perempuan hamil tersebut telah tiba dan melahirkan bayi perempuan di puskesmas Soliu.
“Sementara di Puskesmas Soliu, baru selesi melahirkan, kondisi sehat, Pasien nama Salomi Nomoetus-Bako warga RT 005/RW 03, dusun 3 desa Honuk,”ungkap Bidan Serein Foeh melalui telepon.
Ia mengatakan pasien Salomi dibawa oleh bidan desa Honuk bersama sejumlah warga desa.
Mereka menempuh jarak sekitar 6 kilometer dari tempat tinggal mereka dengan berjalan kaki.
Kata bidan Serwin, pasien digotong menerobos arus kali sepanjang kira-kira dua kilometer dengan ketinggian air nyaris mencapai pinggang orang dewasa.
Warga terpaksa menerobos kali karena tidak ada kendaraan yang bisa digunakan untuk membawa pasien ke puskesmas. (Jmb)
