Kupang, timurtoday.id – Layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah – sekolah dan posyandu kembali berjalan normal setelah liburan Natal 2025 dan Tahun baru 2026.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat per-akhir Desember 2025 kemarin jumlah penerima manfaat program MBG di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 635.567 orang yang terdiri dari anak sekolah, balita, ibu hamil dan ibu menyusui.
Penerima manfaat sebanyak 635.567 tersebut terlayani dari 208 SPPG yang tersebar di 22 kabupaten/kota di provinsi NTT.
BGN mencatat dalam 208 SPPG yang kini beroperasi telah mempekerjakan 9.683 orang sebagai relawan SPPG atau Dapur MBG.
Memasuki tahun 2026 ini ada sejumlah SPPG baru yang baru beroperasi. Di wilayah kabupaten Kupang, salah satu SPPG yang mulai beroperasi Kamis (8/1) adalah SPPG Matani di wilayah desa Penfui timur.
Selain SPPG yang dikelola mandiri oleh pihak swasta saat ini pemerintah sedang membangun dapur MBG di wilayah Tertinggal, Terluar dan Terpencil (3T).
Sekretaris daerah (sekda) kabupaten Kupang (satgas), Mateldius Sanam, Rabu (7/1) menyampaikan di kabupaten Kupang pembangunan fisik dapur MBG oleh pemerintah tengah berlangsung di sejumlah kecamatan. (Jmb)