Kupang, timurtoday.id – Pemerintah kecamatan Amfoang Barat Daya, kabupaten Kupang, Kamis (8/1) menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) camat dari camat lama Yonathan Natun ke camat baru Agus Yahbu Purwanto. Acara itu digelar di kantor camat Amfoang Barat Daya di Manubelon.
Ada cerita haru dalam prosesi Sertijab tersebut. Isak tangis sejumlah masyarakat yang hadir pecah saat Yonathan Natun mengungkap perasaannya selama lebih dari dua tahun ada ditengah masyarakat kecamatan Amfoang Barat Daya yang melingkup wilayah empat desa itu.
Mereka seakan tak rela melepas kepergian Yonathan Natun ke tempat tugas yang baru setelah lebih dari dua tahun terjalin keakraban diantara mereka sebagai pimpinan wilayah kecamatan dan masyarakat. “Kami sedih bapak Natun meninggalkan kami ke tempat tugas yang baru karena ada banyak hal yang kami lakukan bersama, beliau sangat dekat dengan masyarakat dan ada banyak hal baik yang sudah dibuat untuk kami disini, pemasangan lampu jalan dengan biaya dia sendiri, ketika ada yang sakit beliau juga ikut berpartisipasi kasih bantuan, itu nilai tambah dari beliau yang kami rasakan karena itu ketika beliau pindah kami sedih,”ungkap mantan kepala desa Manubelon, Yunus Noel.
Tak hanya itu Okto Baitnines, tokoh masyarakat, mengatakan camat Yon Natun juga telah menorehkan prestasi bagi kecamatan Amfoang Barat daya dalam keikutsertaan kecamatan tersebut dalam sejumlah event olahraga tahunan se-wilayah Amfoang.
Ada juga bantuan atau partisipasi yang ditunjukan Yonathan Natun sebagai bentuk dukungan untuk memajukan pendidikan di Amfoang Barat Daya. “Terkait pendidikan beliau sering kasih bantuan buku tulis ke sekolah-sekolah dengan dana pribadi, dan jika anak sekolah yang sering tidak ke sekolah sampai dua bulan beliau langsung datang ke rumah anak murid tersebut dan mengantarnga ke sekolah,”katanya.

Sebagai ungkapan terimakasih atas pengabdian dan simbol kekeluargaan, salah seorang tokoh masyarakat didaulat mengalungkan selimut kepada Yonathan Natun diakhir acara sertijab.
Yonathan Natun juga larut dalam keharuan itu. Sambutan perpisahannya tersampaikan dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca.
Ia menyampaikan terimakasih banyak atas dukungan masyarakat, dan aparat pemerintah dari kecamatan hingga desa yang begitu sempurna kepadanya selama ia menjalankan tugas sebagai camat di wilayah itu. Suka duka dilewati bersama dalam menjalankan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Yon Natun sapaan akrab Yonathan Natun mengatakan ia ingin lebih lama menjalankan tugas pelayanan pemerintah kepada masyarakat setempat namun sebagai Aparat Sipil Negara ia wajib untuk menjalankan amanat keputusan Bupati Kupang yang mempercayakannya untuk menjalankan tugas pelayanan pemerintahan dengan jabatan yang baru ditempat yang baru.
Diakhir penyampaiannya Yon Natun juga mengungkap soal pergumulan dan harapan besar pemerintah dan masyarakat kecamatan Amfoang Barat Daya yang belum terselesaikan. Itu adalah penanganan jembatan di sungai Termanu dan Kapsali yang putus diterjang banjir beberapa tahun lalu. Kerusakan kedua jembatan tersebut belum tertangani, perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Terputusnya kedua jembatan di jalur utama menuju wilayah Amfoang itu dirasa sebagai persoalan serius bagi masyarakat setempat yang perlu diatasi pemerintah.
Luapan banjir dari kedua sungai itu juga sering memberikan dampak buruk bagi tatanan sosial ekonomi warga setempat. “Mungkin lewat momen ini saya perlu sampaikan kepada pemerintah provinsi, saya mohon untuk melihat kondisi Termanu, Kapsali. Karena kita disini kalau hujan sangat memprihatinkan karena itu saya mohon pemerintah untuk lihat Termanu dan Kapsali,”kata Yonathan Natun. (Jmb)
