26.8 C
Kupang
Selasa, Mei 19, 2026
Space IklanPasang Iklan

Sulamu Jadi Pilot Project Pengembangan Budidaya Rumput Laut di NTT

Kupang, timurtoday.id – Kelurahan Sulamu Kecamatan Sulamu kabupaten Kupang disiapkan menjadi lokasi Pilot Project (proyek percontohan) pengembangan budidaya Rumput laut ramah lingkungan di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Kepala bidang (kabid) Pengelolaan ruang laut, dan Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi NTT, Mohamad Saleh Goro menyampaikan itu kepada timurtoday.id, Senin (15/5).

Dikatakan potensi sumber daya dan sejumlah pertimbangan tekhnis lain menjadi pertimbangan pemerintah untuk pengembangan budidaya rumput laut yang ramah lingkungan di Sulamu.

Ia mengatakan sejumlah upaya kearah itu sementara dilakukan pemerintah provinsi NTT dengan berkoordinasi dengan kementerian Kelautan Perikanan maupun DKP kabupaten Kupang, pemerintah kecamatan Sulamu, pemerintah kelurahan sulamu dan masyarakat Sulamu khususnya petani rumput laut di Sulamu yang mencapai lebih dari 500 orang.

“Beberapa waktu pak menteri sudah kesana (Sulamu) dan sudah melihat potensi dan berdialog dengan petani disana,”katanya.

Setelah melihat potensi rumput laut di Sulamu kata Mohamad Saleh Goro menteri langsung memberikan bantuan peralatan budidaya rumput laut berupa pelampung ke 22 kelompok yang anggotanya lebih dari 300 orang.

“Pak menteri lihat pelampung yang digunakan masih pakai botol-botol bekas air mineral yang tak ramah lingkungan sehingga langsung diberikan pelampung 165.125 ke 305 orang dari 22 kelompok,”kata Goro.

Ia mengatakan saat ini pihaknya sementara melakukan pendataan terhadap potensi rumput laut di sejumlah daerah penghasil rumput laut di NTT untuk mendapatkan data akurat sesuai kondisi riil di lapangan untuk digunakan dalam perencanaan program pengembangan termasuk soal tata niaga rumput laut di NTT.

Secara nasional kata Goro, provinsi NTT menempati peringkat tiga penghasil rumput laut sehingga budidaya rumput laut kini menjadi salah satu fokus pengembangan DKP NTT.

Baca juga  MBG di kabupaten TTS Mulai Jalan, Fraksi Gerindra Hadir Lengkap di Penyaluran Perdana

 

Produksi Rumput Laut Kabupaten Kupang Tertinggi se-NTT

Disampaikan sesuai data produksi Perikanan Budidaya total produksi rumput laut di tri wulan I tahun 2026 mencapai 2.219.531 kilogram (kg) atau sebesar 221,9 ribu ton.

Dari data itu kabupaten Kupang tercatat sebagai daerah dengan tingkat produksi rumput laut tertinggi periode Januari sampai dengan Maret 2026 dengan jumlah produksi mencapai 78 ribu lebih ton.

Data produksi rumput laut tri wulan I tahun 2026 dari 13 kabupaten/kota di NTT penghasil Rumput laut Kabupaten Kupang 781.649 kg, Sabu Raijua 770.000 kg, Alor 330.000 kg, Sumba Barat 9.500 kg, Rote Ndao 2.153 kg, Lembata 11.630, Kota Kupang 2.300, Belu 3.000 kg, Sumba Timur 1.924 kg, Sumba Tengah 370 kg, Sumba Barat daya 303.570 kg dan kabupaten Ngada 2.500 kg. (Jmb)

 

 

 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini