26.3 C
Kupang
Sabtu, Januari 10, 2026
Space IklanPasang Iklan

Lansia di Oenuntono Dianiaya Beramai-ramai Dalam Kebun

Kupang, timurtoday.id – Seorang warga lanjut usia (Lansia) di desa Oenuntono, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Onisimus Boimau (60) diduga telah dianiaya beramai-ramai  oleh empat orang warga lainnya pada 31 Desember 2025 saat ia bersama anaknya tengah menanam di kebun mereka di desa tersebut.

         Jongki Monaris Boimau, anak korban yang saat itu bersama ayahnya di kebun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kupang pada 1 Januari 2026 lalu.
            Laporan tersebut tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/1/XII/2025/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT.
          Sesuai isi laporan polisi tersebut Jongki melaporkan Misraim Manggoa, Felbileni Foni-Manggoa, Gusto Manggoa, dan Naftali Manggoa sebagai pihak yang diduga telah menganiaya ayahnya.
           Kepada wartawan Jumat (2/1) Jongki mengatakan menjelaskan saat dirinya bersama ayah dan seorang saudaranya berada dalam kebun mereka tiba-tiba muncul  FF yang kemudian menyuruh anaknya, GM, memanggil MM.
“Beberapa menit kemudian GM kembali bersama MM dan NM. Begitu tiba, MM langsung memukul ayah saya di bagian mata kiri menggunakan anakan kelapa, lalu meninju wajahnya. Setelah itu, penganiayaan dilakukan bersama-sama oleh GM, NM, dan FF,” ungkap anak korban.
           Akibat pengeroyokan tersebut, Onisimus Boimau mengalami luka robek di pelipis kiri serta luka pada bagian bibir, dilarikan ke RSUD Naibonat untuk mendapatkan perawatan medis dan visum.
“Bapak sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Kupang dan saat ini masih dalam pengawasan tim medis RSUD Naibonat,” tambah anak korban yang juga merupakan aktivis mahasiswa.
             Mereka mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini agar korban mendapatkan keadilan.
            Polres Kupang yang dikonfirmasi melalui WhatsApp kepada Randy Lalu Hidayat, kepala bagian Humas, Jumat (9/1) pagi sekitar pukul 10.41 WITA,  belum merespon hingga berita ini dipublis. (Oca/jmb/korantimor.com)
Baca juga  Gedung Baru Kantor DPRD Alor Dalam Masalah

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini