24.3 C
Kupang
Rabu, Februari 25, 2026
Space IklanPasang Iklan

Jumlah SPPG Terpencil Untuk Amfoang Tak Sesuai Kebutuhan 

Kupang, timurtoday.id – Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai instansi tekhnis pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjawab usulan permohonan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tentang pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG untuk daerah terpencil. Namun jumlah SPPG Terpencil yang ditetapkan BGN tidak sesuai kebutuhan yang diusulkan pemkab Kupang.

Kepala Badan Perencanaan Pembagunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) kabupaten Kupang, Paulus Liu, Senin (23/2) di kantor bupati Kupang mengatakan SPPG Terpencil untuk kabupaten yang ditetapkan BGN hanya sebanyak 70 titik yang ditetapkan melalui dua surat keputusan BGN pada Oktober dan November 2025 lalu. “Sebenarnya kebutuhan kita untuk SPPG Terpencil itu banyak tapi yang keluar (dari BGN) hanya itu saja (70 titik). Ada sejumlah kecamatan yang tidak ada SPPG Terpencilnya,”ungkap Paulus Liu.

Ia mengatakan pemkab Kupang mengusulkan banyak tititk SPPG Terpencil untuk wilayah Amfoang karena pertimbangan topografi wilayah namun yang dijawab BGN kurang dari kebutuhan yang diusulkan.

Ia mencontohkan kecamatan Amfoang timur dan Amfoang Selatan yang hanya terjawab masing-masing dua titik. “Kita butuh banyak titik di Amfoang namun yang terjawab kurang dari kebutuhan. Contohnya Amfoang timur dan Amfoang Selatan masing-masing dua titik,”ungkapnya.

Pembangunan fisik 70 SPPG Terpencil oleh PT.Krakatau Steel tengah berjalan namun karena cuaca proses pembangunannya tersendat. Tiga bulan waktu ideal yang diberikan BGN sejak Oktober 2025 lalu hampir dipastikan tak mampu dipenuhi PT.Krakatau Steel. (Jmb)

Baca juga  Jembatan Nefopal - Kupang Diperbaiki Darurat 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini