Kupang, timurtoday.id – Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di desa Oebesi kecamatan Amarasi timur kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkatung-katung.
Mulai dikerjakan Januari 2026 lalu pada Rabu (27/5) pekerjaan baru sebatas pemasangan batako untuk pembentukan fisik gedung.
Kepala desa (Kades) Kornelis Nenoharan mengakui pembangunan fisik Kopdes merah putih tersebut tersendat – sendat karena dalam lima bulan pekerjaan tak kunjung rampung.
Aktifitas pembangunan kadang tak terlihat karena jumlah tukang atau pekerja bangunan yang tak seperti awal pekerjaan. “Tukang kadang ada kadang tidak ada, awalnya yang datang banyak orang tapi sekarang hanya beberapa orang saja, itupun tukang dari luar desa bukan orang sini,”kata Kornelis Nenoharan, Rabu (27/5) di Oebesi.
Ia mengatakan pemerintah desa tidak terlibat langsung dalam pengelolaan pekerjaan fisik bangunan sehingga ia tidak tahu persis kenapa pembangunan Kopdes merah putih lamban selesai. “Apa karena tukang atau apa kami tidak tahu persis karena setelah penyerahan lahan, Kami tak terlibat lagi soal pembangunannya,”kata Kornelis didampingi ketua Kopdes Merah putih, Jefri Bureni.
Lahan Cuma-cuma
Lahan yang kini jadi lokasi Kopdes Merah putih adalah lahan pengalihan dari titik sebelumnya yang letaknya agak kedalam.
“Lokasi sebelumnya agak kedalam, akses agak sulit jadi karena ada warga yang mau kasih lahan di tepi jalan jadi kami alihkan,”katanya.
Lahan kedua ini kata kades Nenoharan diserahkan cuma – cuma oleh Aser Nenoharan. “Lahannya bersertifikat, nanti kita proses balik nama, pemilik lahan juga orang dalam rumah (keluarga) saya,”katanya. (Jmb)
