26.3 C
Kupang
Minggu, Mei 31, 2026
Space IklanPasang Iklan

Alot, Musda Golkar Kabupaten Kupang Ditunda Diduga Ada Upaya Gagalkan Alberto Tatibun 

Kupang, timurtoday.id – Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar kabupaten Kupang di Sahit T-More, Minggu (31/5) berlangsung alot.
              Pendukung Alberto Tatibun protes keputusan DPD I Golkar NTT dalam forum tersebut yang  tiba-tiba memutuskan menunda proses Musda tanpa batas waktu yang jelas setelah pendaftaran calon ketua, Alberto Tatibun, mantan sekretaris DPD II Golkar kabupaten Kupang yang kini staf ahli Gavriel Novanto dan Jhon Oematan, anggota fraksi Golkar DPRD NTT.
                Margarita Juliana Adu, bendahara DPD II Golkar kabupaten Kupang melihat ada skenario pihak tertentu untuk  menggagalkan Alberto Tatibun sebagai ketua DPD II Golkar kabupaten Kupang.
               “Alasan penundaan tidak jelas, bilangnya ditunda karena DPP Golkar tidak hadir dalam Musda karena tengah mengikuti kunjungan menteri. Saya melihat ada upaya untuk gagalkan Alberto Tatibun jadi ketua,”ungkap Margarita dengan nada suara tinggi di lobi hotel setelah keluar dari ruang Musda.
Margarita Juliana  Adu
                Menurutnya jika merujuk pada petunjuk pelaksanaan (juklak) nomor 2 tahun 2025, Alberto Tatibun sudah layak jadi ketua karena mendominasi dukungan suara dibanding calon lain.
               Informasi yang dihimpun timurtoday.id, dari 29 pemilik suara Alberto Tatibun meraih 19 dukungan, 17 dari pengurus kecamatan dan dua lainnya dari organisasi sayap partai Golkar.
              Sementara John Oematan meraih 10 dukungan dari tujuh pengurus kecamatan, satu DPD I dan dua dari organisasi masyarakat.
              Ketua DPD I Golkar NTT, Alain Niti Susanto menolak berkomentar ketika hendak diwawancarai wartawan saat keluar dari ruang Musda.
Jhon Oematan Tak Memenuhi Syarat
                Informasi yang diperoleh timurtoday.id dari dalam forum Musda bahwa  John Oematan tidak memenuhi syarat administrasi sebagai calon karena ada beberapa syarat yang tidak sesuai ketentuan partai. Salah satunya soal KTP. “Aturannya harus berdomisili di kabupaten Kupang minimal enam bulan saat mendaftar, informasinya beliau itu baru sekitar satu Minggu atau satu bulan ber-KTP kabupaten Kupang,”ungkap Sumber.
              Okto La”a ketua panitia Musda tak mau berkomentar soal proses pendaftaran  tersebut.  (Jmb)
Baca juga  Yunus Takandewa Terpilih Sebagai Ketua DPD PDIP NTT 2025-2030

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini