26.6 C
Kupang
Jumat, Mei 8, 2026
Space IklanPasang Iklan

Perselisihan Adhi Karya dan Tegar Mandiri, Proyek Inpres BWS II di Amarasi Tersendat

Kupang, timurtoday.id – Pekerjaan Proyek irigasi Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2025 dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II di titik Aika-Kabnono, Nonbes kecamatan Amarasi kabupaten Kupang kini terhenti.
              Hal itu diduga karena adanya perselisihan antara CV.Tegar Mandiri, penerima sub pekerjaan dengan PT. Adhi Karya, pemberi sub pekerjaan yang berkontrak dengan BWS Nusa Tenggara II, pemilik proyek.
               Bobby Tantoyo, Kepala proyek CV. Tegar Mandiri didampingi direktur Enggelina Hel Saubaki kepada wartawan, Jumat (8/5) mengatakan pihaknya telah memblokir akses menuju lokasi proyek tersebut karena ada permasalahan internal CV.Tegar Mandiri dan PT.Adhi Karya yang belum terselesaikan terkait pekerjaan yang telah dilakukan.
              Bahkan kata Bobby ada sejumlah jenis material proyek yang tersimpan di lokasi diambil tanpa ijin oleh sejumlah oknum pekerja proyek dan dibawa untuk dimanfaatkan oleh pihak tertentu di proyek tersebut.
              Pengambilan material oleh sejumlah oknum tersebut terjadi setelah aktifitas pekerjaan dihentikan karena persoalan dengan PT.Adhi Karya tidak terselesaikan.
“Kami sudah laporkan ke Polres Kupang soal dugaan penggelapan material proyek kami di lokasi oleh sejumlah oknum,”katanya.
             Laporan tersebut disampaikan ke Polres Kupang pada Maret 2026 lalu atau sebulan setelah pemblokiran akses jalan ke lokasi proyek pada Februari 2026.
              Pihak Adhi Karya belum berhasil dikonfirmasi soal pengakuan pihak CV.Tegar Mandiri tersebut.
             Informasi yang dihimpun Jumat siang pihak BWS Nusa Tenggara II bersama Adhy Karya, Kejari Kupang dan Polsek Kupang timur turun memeriksa kondisi fisik proyek yang dikeluhkan warga tersebut.(Jmb)
Baca juga  Kronologi Penjemputan Tersangka HD dan Upaya Perlawanan Sang Isteri

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini