Kupang, timurtoday.id – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Amfoang kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan jembatan Kapsali dan Termanu, di jalur utama Kota Kupang – Amfoang hingga batas Indonesia dan Timor Leste yang dikerjakan TNI.
Sekretaris SuFA, organisasi pemuda Amfoang, Bernat Taneo, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Jenderal Maruli di Amfoang.
“Kami mengapresiasi kedatangan wakil panglima yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Amfoang untuk melihat perkembangan pekerjaan jembatan Kapsali dan Termanu,”katanya, Jumat (23/10) malam.
Sebagai pemuda Amfoang ia berharap dari kunjungan itu ada efek positif terhadap pembangunan Amfoang sebagai wilayah terpencil yang kondisi infrastrukturnya masih sangat buruk sehingga butuh perhatian besar dari pemerintah.
“Harapannya dengan kehadiran beliau di Amfoang bisa membawa dampak perubahan yang baik di Amfoang terutama infrastruktur,”katanya.
Amfoang kata Bernat Taneo merupakan wilayah 3T yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste yang menjadi wajah NKRI sehingga patut menjadi prioritas pembangunan pemerintah.
“Amfoang infrastrukturnya masih buruk, program MBG saja belum masuk, Kopdes baru beberapa yang ada. Amfoang perlu diperhatikan dan menjadi prioritas pembangunan karena
Amfoang adalah bagian dari NKRI yang berada dibatas negara dan menjadi wajah Indonesia di negara Timor Leste,”katanya. (Jmb)