Kupang, timurtoday.id – Puluhan warga dari desa Manusak dan Pukdale kecamatan Kupang timur kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyerahkan lahan bagi pemerintah untuk membangun Sekolah Nasional Terintegrasi di wilayah desa Manusak.
Kamis (21/5) siang puluhan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama didampingi camat Kupang timur, Marlina Ludji bersama kepala desa Manusak dan desa Pukdale bertemu dengan bupati Kupang, Yosep Lede di ruang rapat bupati untuk dilakukan penandatanganan Surat pernyataan persetujuan penyerahan lahan kepada pemerintah untuk pembangunan sekolah tersebut.

Nama Jorhans Ingunau, Julius Pelandou, Naxzon Marabijala dan Ruben Siubelan adalah tokoh masyarakat kedua desa yang dibacakan dalam pertemuan tersebut sebagai perwakilan masyarakat untuk mendatangani surat persetujuan penyerahan lahan tersebut bersama sejumlah saksi dari warga maupun pemerintah.
Sebelum penandatanganan, kades Manusak Arthur Ximenes mengatakan koordinasi antar warga dan pemerintah sudah terbangun sebelum kedatangan mereka menemui bupati Kupang dan jajaran.
“Kami sudah bertemu pihak kementerian dan pihak dinas pendidikan. Kami sudah diskusikan di kantor desa, postur tanah dan letak tanah sangat ideal utk sekolah terintegrasi. Kami siap sambut pembangunan sekolah,”kata kades Arthur.
Ia menyampaikan dua catatan penting yang perlu diperhatikan pemerintah dalam proses pembangunan sekolah tersebut yakni menyangkut air bersih dan kehidupan sosial masyarakat setempat.
Bupati Yosep Lede mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih atas sikap warga tersebut. Baginya, sikap warga tersebut sebagai bentuk dukungan penuh warga terhadap pembangunan khususnya bidang pendidikan di kabupaten Kupang. “Bagi saya (Penyerahan lahan) ini jalan Tuhan saya sangat mengapresiasi dan terimakasih banyak atas inisiatif dan dukungan dari bapak mama semua. Ini bentuk tanggungjawab warga dalam mendukung pembangunan pendidikan disini (kabupaten Kupang). Ini salah satu program bapak Presiden untuk membangun pendidikan di kabupaten Kupang, terimakasih banyak,”kata bupati Yosep Lede.

Wilayah desa Manusak dan sekitarnya kata Bupati Yosep Lede telah diwacanakan sebagai pusat pendidikan dan perekomian kabupaten Kupang kedepannya.
“Manusak kedepan kita ingin jadi pusat pendidikan dan ekonomi, Akan ada pasar modern disitu. Mungkin hari ini ada diantara kita yang masih pesimis tapi kita tetap berupaya,”katanya.
Ia menambahkan keberadaan sekolah terintegrasi tersebut akan mendorong pertumbuhan sektor lain termasuk lapangan kerja. “Ini juga bisa buka lapangan kerja bagi masyarakat disitu. Akan ada pertumbuhan ekonomi disitu,”tambahnya.
Pembangunan sekolah tersebut akan dibangun tahun ini. Komplek sekolah tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas sejumlah cabang olahraga.
“Kemungkinan tahun ini dibangun. Karena saya sudah ditelepon pak dirjen untuk secepatnya dibangun. Sekolah ini lengkapi fasilitas olahraga, kolam renang dan sebagainya,”kata bupati Yosep Lede. (Jmb)
