23.3 C
Kupang
Sabtu, Mei 30, 2026
Space IklanPasang Iklan

Poktan Tunas Harapan di Amarasi Berharap Dapat Bantuan Hand Traktor 

Kupang, timurtoday.id – Kelompok tani (Poktan) Tunas harapan di kelurahan Nonbes kecamatan Amarasi kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat berharap mendapat bantuan alat pertanian berupa Hand Traktor untuk mengolah lahan sawah mereka.

Ketua Poktan, Marcel Ataupah kepada timurtoday.id di Nonbes, Sabtu (30/5) proposal bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) sudah pernah diajukan ke dinas pertanian (distan) kabupaten Kupang tahun 2024 lalu namun permohonan tersebut belum dijawab. “Kami butuh satu traktor kecil saja untuk membantu pengelolaan sawah kami di Oeasu (nama areal persawahan),”ungkap Marcel didampingi tiga petani lainnya.

Disampaikan tahun 2025 lalu di lahan seluas 22 hektare itu pernah dilakukan syukuran panen yang dihadiri sejumlah pejabat dari pemkab Kupang termasuk kadis pertanian kabupaten Kupang. Dan permohonan mereka juga disampaikan langsung ke dinas pertanian kabupaten Kupang.

Kini pengelolaan lahan di areal tersebut petani masih menyewa traktor dari pihak ketiga.

Areal persawahan Oeasu dikatakan memiliki potensi air yang sangat cukup karena menjadi area pengairan dari irigasi bendungan yang ada di wilayah itu.

Meski fisik bendungan dan saluran utama ke area persawahan tersebut sudah hancur saat badai Seroja tahun 2021 lalu namun suplai air ke area persawahan tersebut masih normal.

Karena kondisi air yang cukup sehingga kata Marcel dalam setahun area persawahan tersebut bisa tiga kali dikelola. Hanya saja mereka terkendala dengan alat pengolah lahan.

Kadis pertanian kabupaten Kupang, Amin Juariah yang dihubungi pertelepon mengatakan ia belum melihat proposal permohonan bantuan dari Poktan Tunas Harapan tersebut.

Saat ini kata kadis Amin Juariah, stok alsintan bantuan pemerintah sudah habis terbagi ke sejumlah Poktan. (Jmb)

Baca juga  Dari Pertemuan Segitiga di Takari, Pemkab Kupang Perketat Retribusi Galian C & CSR 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini