26.9 C
Kupang
Senin, Juli 27, 2026
Space IklanPasang Iklan

‘Jerman’ Beber Dinamika Golkar Kupang Jelang Musda, Ada Rencana Perombakan Pengurus Kecamatan 

Kupang, timurtoday.id – Pelaksana tugas (Plt) ketua DPD II Golkar kabupaten Kupang, Jerry Manafe yang akrab disapa Jerman menyampaikan klarifikasi kepada media terkait polemik Musyawarah daerah (Musda) Golkar kabupaten Kupang yang belakangan ramai diberitakan sejumlah media massa.

Dalam keterangan pers yang digelar di kediamannya di Tarus kecamatan Kupang tengah, mantan ketua Golkar Kupang dua periode tersebut membeberkan dinamika dalam tubuh Golkar Kupang jelang pelaksanaan Musda, mulai dari kepastiannya sebagai calon ketua definitif, konsolidasi pengurus, perombakan pengurus kecamatan hingga permohonan deskresi ke DPP Golkar terkait keikutsertaannya sebagai calon ketua DPD II Golkar kabupaten Kupang periode 2025-2030.

Diawal penyampaiannya Jerman menegaskan bahwa Musda yang akan dilakukan bukan lanjutan dari Musda sebelumnya di hotel Sahid T-More yang menurutnya baru pada tahap pendaftaran belum pada penetapan calon ketua hasil pendaftaran.

Dilihat dari Surat Keputusan (SK) plt.ketua Golkar kabupaten Kupang yang diterima dari DPD I Golkar NTT pada 1 Juli 2026 lalu kata Jerman, dengan kewenangan terbatas yang dimiliki ia diberi mandat oleh DPD I untuk melakukan konsolidasi dan menggelar Musda. Artinya bukan melanjutkan musda di hotel Sahid T-More tapi Musda baru.

Setelah mendapatkan SK Plt tersebut lanjut Jerman, ia kemudian menggelar konsolidasi untuk pelaksanaan Musda dan itu dilakukan 18 Juli 2026 kemarin di Tarus, Kupang tengah.

Ia mengatakan dalam forum itu dari 21 pengurus kecamatan yang hadir hampir semua menyampaikan dukungan kepadanya untuk maju mencalonkan diri namun dari jumlah itu hanya ada 12 pengurus kecamatan yang menyatakan dukungan secara tertulis.

“Saya awalnya tak ada niat untuk calon ketua tapi dalam forum itu floor (forum) menyampaikan dukungan untuk saya maju, jadi saya pastikan saya maju calon ketua,”katanya.

Baca juga  PDIP Soroti Masalah Batas RI-RDTL di Naktuka, Anton Landi : "Negara Harus Hadir di Amfoang, Kedaulatan Harga Mati"

Dengan dukungan yang ada maka sebagai tokoh Golkar kabupaten Kupang ia juga merasa bertanggungjawab untuk mengembalikan Golkar kabupaten Kupang ke jalur yang sebenarnya. “Saya maju ini juga karena saya ingin Golkar kembali ‘on the track’. Situasi di Golkar (kabupaten Kupang) saat ini kita semua tahu kan?,”kata Jerman penuh semangat.

Ia menyadari bahwa ada ketentuan dalam Partai Golkar yang membatasi bahwa yang menjabat ketua Golkar dua periode tak bisa mencalonkan diri sebagai ketua. Namun dari dinamika di Golkar Kabupaten Kupang saat ini, ada celah aturan yang bisa ia pakai agar dapat mencalonkan diri yakni pengajuan permohonan deskresi ke DPP partai Golkar melalui DPD I Partai Golkar NTT. “Saya akan minta kebijakan deskresi ke DPP melalui DPD I dalam waktu dekat,”katanya.

Jelang pelaksanaan Musda, Jerman mengakui kalau hubungan antar pengurus di internal Golkar kabupaten Kupang juga perlu dibenahi sehingga Musda nanti dapat berjalan lancar tanpa ada intrik saling menjatuhkan yang dapat merusak keharmonisan hubungan antar pengurus. Karena itu dalam waktu yang belum dipastikan, sebelum Musda berlangsung akan dilakukan pergantian atau perombakan pengurus ditingkat kecamatan. “Yang dianggap tak sejalan lagi akan diganti,”katanya.

Jerman juga menyentil soal anggota fraksi Golkar kabupaten Kupang yang diwarning DPD I Golkar NTT karena disinyalir tak searah dengan kehendak partai.

Daniel Taimenas, ketua Golkar kabupaten Kupang periode 2020-2025 yang kini sebagai ketua DPRD kabupaten Kupang mengatakan siap menjalankan arahan DPP melalui DPD I untuk kesuksesan musda Golkar di kabupaten Kupang. “Sebelumnya sudah ada arahan DPP melalui DPD I dan kami siap melaksanakan arahan itu,”kata Taimenas melalui telepon, Senin (27/7) sore. (Jmb)

 

 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini