Kupang, timurtoday.id – DPD II Partai Golkar kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah berproses mencari Ketua baru untuk periode kepengurusan 2025-2030, pasca berakhirnya kepemimpinan Daniel Taimenas.
Proses Musda itu sebenarnya sudah dilangsungkan di hotel Sahid T-More, Kota Kupang pada 31 Mei 2026 lalu namun belum berhasil menetapkan ketua devinitif.
Proses Musda dihentikan karena ketidakhadiran DPP Golkar di forum Musda. Proses terhenti setelah panitia menerima berkas pendaftaran calon, Alberto Tatibun yang membawa 19 dukungan dan John Oematan yang membawa 10 dukungan suara. Jumlah pemilik suara dalam Musda itu sebanyak 29 suara yang terdiri dari 24 pengurus kecamatan, organisasi sayap dan DPD I Golkar NTT.
Kelanjutan Musda itu kemudian kini menjadi tanggungjawab Jerry Manafe, sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua Golkar kabupaten Kupang.
Namun kelanjutan Musda itu kini jadi polemik di internal Golkar kabupaten Kupang. Apakah musda yang sebentar lagi di gelar itu melanjutkan proses Musda yang tertunda di Sahid T-More atau mengulang dari awal, pendaftaran ulang calon.
Melihat dinamika di DPD II Golkar kabupaten Kupang yang menggelar menggelar konsolidasi pengurus DPD II dan pengurus kecamatan di Tarus, Kupang tengah akhir pekan lalu seakan memberikan pesan kalau DPD II Golkar Kupang menggodok ulang calon ketua. Karena disitu para pengurus kecamatan diberikan format dukungan untuk ditandatangani sebagai bukti dukungan untuk Jerry Manafe. Kabarnya hanya ada 12 pengurus kecamatan yang memberikan dukungan. Jumlah pemilik suara di Musda Golkar Kupang mencapai 29 dari 24 pengurus kecamatan dan lima dari organisasi sayap dan DPD I Golkar NTT.
Rita Saduk, pengurus DPD II Golkar kabupaten Kupang yang hadir dalam forum tersebut memprotes dinamika dalam forum konsolidasi tersebut.
Kepada timurtoday.id, Jumat (24/7) lewat telepon, ia mengatakan DPD II Golkar Kupang harusnya menindaklanjuti proses Musda di Sahid T-More yang mana Alberto Tatibun bisa dipastikan sebagai ketua DPD II Golkar Kupang periode berikut karena meraih dukungan terbanyak (19 dukungan). Musda tak bisa diulang dari awal lagi dengan menggodok ulang calon ketua. “Harusnya melanjutkan proses Musda kemarin bukan menggodok ulang calon ketua lagi, Musda ini forum bermartabat partai jadi jangan dinodai dengan intrik kepentingan yang mencoreng citra partai. Hasil Musda yang kemarin yang ditindaklanjuti bukan proses dari awal lagi,”tegasnya.
Ketua DPD I Golkar NTT, Alain Niti Susanto, yang dikonfirmasi, Jumat (24/7) tentang Musda kabupaten Kupang apakah melanjutkan proses di Sahid T-More atau Musda baru, enggan berkomentar. Ia meminta timurtoday.id mengkonfirmasi Plt. Ketua DPD II Golkar kabupaten Kupang. “Nanti dikonfirmasi dengan pa plt kab kupang saja, karena kami belum dapat informasi tgl dari dpd 2,”demikian WhatsApp Alain.
Jerry Manafe yang dihubungi menyampaikan akan memberikan klarifikasi resmi kepada media Sabtu (25/7) yang sebelumnya telah memberitakan soal polemik Musda Golkar kabupaten Kupang. (Jmb)
