Kupang, timurtoday.id – Sejumlah warga penghuni perumahan Pondok Indah Matani di desa Penfui timur kecamatan Kupang tengah kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluhkan kondisi ruas jalan menuju komplek perumahan tersebut yang hingga kini dibiarkan tak nyaman dilalui. Mereka menilai pihak developer mengabaikan kenyamanan mereka.
       “Developer seperti tidak peduli dengan kondisi ini, sudah belasan tahun dibiarkan seperti ini, kami tidak nyaman lewat jalur dari pertigaan Indomaret menuju komplek perumahan karena kondisi parah,” keluh salah seorang penghuni lewat sambungan telepon. Pria ini meminta identitasnya tidak dipublikasi.
     Ia menjelaskan keluhan soal kondisi jalan tersebut sudah disampaikan ke pihak developer dan sudah direspon dengan beberapa kali pertemuan dengan warga penghuni. Namun janji developer untuk memperbaiki jalan tersebut tak kunjung direalisasikan.
       “Beberapa bulan lalu ada pertemuan lagi dengan developer dan bilang mau dikerjakan. Masih perlu dikoordinasikan dengan pihak desa soal status jalan tersebut, tapi sampai kini belum jelas juga,”katanya.
       Ia sendiri mengaku tidak tahu persis soal status jalan sepanjang kira – kira 600 meter dari jalan utama desa menuju komplek perumahan tersebut. “Soal status jalan itu saya tak tahu persis juga apakah jalan desa atau ini masih masuk tanggungjawab developer,”katanya.
      Kepala desa Penfui timur, Sem Tafoki tengah pekan kemarin mengakui kalau ada beberapa warga perumahan tersebut yang menyampaikan kelurahan soal kondisi jalan menuju komplek tersebut.
       Namun pihaknya tak bisa berbuat banyak karena merasa urusan perbaikan jalan masih menjadi tanggungjawab developer. Jalan tersebut bukan berstatus sebagai jalan desa.
       Ia mengaku beberapa penghuni komplek perumahan juga pernah menanyakan status jalan itu kepadanya. “(Perbaikan jalan) Itu tanggungjawab developer, karena jalan itu masuk area lahan yang dibeli developer,”katanya.
       Dikatakan pemerintah desa bisa mengupayakan perbaikan jalan tersebut namun itu tak bisa dilakukan saat ini karena masih ada sejumlah ruas jalan desa yang juga perlu mendapatkan perhatian serius dari pemdes Penfui timur. “Ada ruas jalan lain yang masuk prioritas kami untuk perbaiki,”katanya.
      Pantauan
timurtoday.id, kondisi jalan tersebut belum beraspal, masih berupa lapisan tanah berbatu yang permukaannya tidak rata. Debu mengepul saat dilalui kendaraan.
      Pihak developer belum berhasil dikonfirmasi.(Jmb)