30.5 C
Kupang
Rabu, November 4, 2026
Space IklanPasang Iklan

Kasek SD Di Fatuleu Tengah Temui Kajari Kupang Karena Ditelepon Minta Rp 7,5 Juta

Kupang, timurtoday.id – Kantor Kejaksaan negeri (Kejari) Kupang di komplek Civic center Oelamasi kelurahan Naibonat kecamatan Kupang timur, Senin (2/11) pagi didatangi Hengky Nomleni, Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri Bileu kecamatan Fatuleu tengah kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah beberapa lama menunggu di lobi kantor Kejari Kupang, Hengky kemudian bergegas dari tempat duduknya menemui Kajari Kupang, Yupiter Selan yang baru turun dari ruang kerjanya di lantai II kantor Kejari Kupang.

Didepan meja Piket Kejari Kupang, Hengky menyampaikan maksud kedatangannya ke kantor Kejari Kupang.

“Saya mau mengkonfirmasi karena Kamis malam itu ada yang telepon saya bilangnya dia Kajari Kupang, Dia minta saya kasih uang Rp 7,5 juta agar sekolah saya dapat dana revitalisasi Rp 2,5 miliar,”ungkap Hengky kepada Kajari Kupang, Yupiter Selan.

Hengki mengatakan ia ingin memastikan apakah oknum yang meneleponnya itu adalah benar Kajari Yupiter Selan atau bukan.

Ia sempat menunjukan nomor telepon yang menghubunginya untuk meminta uang itu.

Dikatakan nomor itu terus meneleponnya beberapa kali hingga Jumat pagi. Dalam percakapan lewat telepon itu sempat terjadi tawar menawar soal besaran uang yang akan diberikan. “Terakhir dia minta Rp 200 ribu saja, tapi saya tidak transfer, saya kasih tau nanti saya antar ke kantor Kejari,”katanya.

Didepan Kajari Yupiter Selan, Hengky menelepon nomor tersebut namun tidak aktif.

Setelah mendengar menyampaikan kasek Hengky, Kajari Yupiter Selan menyampaikan kalau apa yang dialami Hengky Nomleni adalah penipuan karena ia tidak pernah melakukan seperti itu. “Itu modus penipuan, bapak sudah mengambil sikap yang baik dengan tidak memberi uang seperti yang diminta dan bapak datang mengkonfirmasi itu kesini,”kata Yupiter Selan.

Baca juga  Lantik 8 Pejabat Tinggi Pratama, Walikota Kupang Titipkan Tiga Pesan

Ia mengatakan pihaknya telah menerima banyak pengaduan dari masyarakat dengan modus serupa. Mengatasnamakan Kajari Kupang untuk meminta uang.

Kajari Yupiter Selan mengimbau kepada masyarakat agar jika mendapat telepon atau dihubungi pihak tertentu yang meminta uang dengan mengatasnamakan Kajari Kupang agar tidak dilayani dan bila perlu dilaporkan ke aparat hukum.

Kepada tinurtoday.id, kasek Hengky Nomleni mengatakan sekolahnya sudah masuk dalam daftar usulan sekolah penerima dana revitalisasi untuk tahun depan.  (Jmb)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini