31.4 C
Kupang
Senin, November 2, 2026
Space IklanPasang Iklan

Ada Mayat Dalam Kandang Sapi di ‘Rumah Lima’ Desa Poto

Kupang, timurtoday.id – Jazad sesosok pria dewasa ditemukan dalam kandang sapi di kampung rumah lima dusun Nauen desa Poto kecamatan Fatuleu Barat kabupaten Kupang, NTT, Minggu (1/11) sekitar pukul 15.00 WITA.

Belakang Jazad tersebut diketahui adalah Yospad Dadi (49) warga desa Poto.

Jazadnya ditemukan warga setempat sudah menghitam, bengkak, kaku dan penuh belatung.

Polisi dari Polsek Fatuleu sudah turun memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa Jazad korban dan mengevakuasi korban untuk diserahkan ke keluarga.

Humas Polres Kupang, IPDA Randy Lalu Hidayat, Senin (2/11) memginformasikan kasus itu terungkap bermula dari laporan via telepon dari Kades Desa Poto Melky Petan kepada Bhabinkamtibmas desa Poto Aipda Stefenson Radjah tentang penemuan mayat di Nauen Dusun III.

Atas informasi tersebut pers piket Polsek Fatuleu menuju TKP sambil berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Poto.

Sekitar Pkl. 23.30 wita pers piket Polsek Fatuleu bersama petugas medis Puskesmas Poto tiba di TKP dan melakukan olah TKP.

Dari pemeriksaan yang dilakukan kepolisian kejadian bermula pada Hari jumat 30 Oktober 2026 Sekirar Pukul 08:00 wita korban keluar dari rumah menuju tempat kandang sapi bertempat di rumah lima, Nauen. Hingga hari Sabtu 31 Oktober 2026 malam korban tidak pulang ke rumah, sehingga istri korban Selfiana Mesakh, menyuruh anaknya Rife Dadi (saksi 1) mencari korban di rumah lima.

Keesokan hari pada Hari Minggu, 01 November 2026 sekitar pukul 10:00 wita, setelah pulang Gereja, istri korban bersama anaknya mulai melakukan pencarian kerumah keluarga dekat namun tidak menemukan korban sehingga mereka melajutkan pencarian ke lokasi tempat korban pelihara ternak sapi di Rumah lima, keluarga turut membantu proses pencarian korban.

Baca juga  Modus Korupsi di Kasus Dana BOK 27 Puskesmas di Kabupaten Kupang 

Sekitar PKL. 15:00 WITA, Ferdi Manafe (saksi 2) melihat Korban tertidur di dalam kandang sapi dan ia mendekati korban dan melihat korban sudah tak bernyawa, kondisi badan sudah menghitam, bengkak, kaku serta di penuhi belatung.

Saat itu Ferdi menginformasikan ke keluarga yang turut serta mencari korban.

Dari hasil pemeriksaan luar jenasah korban oleh Tim medis UPTD Puskesmas Poto dipimpin dr. Nesti I Sitompul dan Perawat Madelfina Fainekan, di TKP, tidak di temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga keluarga sepakat untuk membawa korban ke rumah Rt. 13/Rw 06 Dusun Nauen, Kec. Fatuleu Barat.

Kemudian pada Hari Senin, 02 Nopember 2026 sekitar Pukul 02:30 WITA, pers Polsek Fatuleu bersana keluarga mengevakuasi jenasah korban tiba di rumah korban menyerahkan jenasah korban ke pihak keluarga yang telah menunggu.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meniggal dunia akibat kecapaian kerja dan henti jantung mendadak dan Keluarga (istri dan anak anak) korban menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan outopsi jenasah korban. (Jmb)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini