Kupang, timurtoday.id – Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Inpres Ponain kecamatan Amarasi kabupaten, Nusa Tenggara Timur (NTT) merindukan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilayani ke sekolah mereka setelah terhenti sekitar dua pekan.
“Kami harap bisa dilayani lagi, kami rindu,”ungkap beberapa siswa kelas IV dan V yang ditemui timurtoday.id, Senin (20/4) siang di sekolah mereka.
Mereka tak tahu kenapa MBG tak lagi diantar ke sekolah mereka sejak masuk libur Paskah tanggal 10 April 2026 lalu.
Kepala sekolah (kasek) SDI Ponain, Gabriel Zakharias yang dikonfirmasi mengatakan layanan MBG ke sekolah itu terhenti sejak masuk sekolah setelah libur Paskah.

Informasi yang diterima pihak sekolah dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tesbatan, yang melayani MBG ke SDI Ponain bahwa layanan MBG ke sekolah tersebut disetop sementara karena ada pekerjaan pemeliharaan gedung dapur. “Kami sampaikan alasannya ke siswa seperti yang disampaikan pihak pengelola kepada kami bahwa ada pemeliharaan gedung,”katanya.
Setopnya layanan MBG tersebut kata Kasek Gabriel sepertinya mengecewakan para siswa yang sudah beberapa bulan sejak tahun 2025 lalu terlayani MBG.
“Mereka bertanya-tanya kenapa MBG tidak ada lagi, sepertinya mereka kecewa karena mereka sudah terbiasa kan?, kami sampaikan alasan dari pengelola kepada kami itu ke mereka,”kata Kasek Gabriel.
Dikatakan tak hanya siswa, pihak guru di sekolah itu juga berharap MBG kembali terlayani ke sekolah itu seperti semula karena pantauan pihak sekolah kehadiran MBG menjadi motivasi tersendiri bagi siswa ke sekolah. “Kami juga harap MBG bisa kembali dilayani karena dengan adanya MBG tingkat kehadiran siswa di sekolah jadi lebih baik,”katanya.
Seratus lebih siswa di sekolah itu mulai mendapat layanan MBG sekitar November 2025 lalu.
Menurut kasek Gabriel selama beberapa bulan layanan tersebut, tak ada hal yang mengecewakan pihak sekolah. “Selama ini belum ada yang mengecewakan, semua normal, menu juga baik, pokoknya sebelum disetop itu, kami puas,”katanya.
Tak hanya SDI Ponain yang disetop layanan MBG-nya. Puluhan siswa dan guru SMP Negeri 4 Amarasi juga mengalami hal yang sama.
“Mulai masuk libur Paskah itu, layanan MBG tidak ada lagi, informasi dari koordinator berhenti sementara karena ada perbaikan gedung,”kata Kasek SMP Negeri 4 Amarasi, Rina Manu didampingi koordinator MBG di sekolah itu, Melani Uas.

Pihaknya juga berharap layanan MBG untuk sekolah itu bisa kembali normal karena siswa-siswi di sekolah itu sudah terbiasa disiapkan makan (MBG) di sekolah.
Dengan terhentinya layanan MBG kata Kasek Rina Manu, pihaknya mengambil kebijakan agar siswa membawa makan dari rumah. “Karena sudah terbiasa makan di sekolah, jadi dengan MBG disetop ini kami sampaikan ke anak-anak untuk bawa makan dari rumah. Ya kami berharap MBG bisa kembali normal karena anak-anak sudah terbiasa dengan MBG,”katanya. (Jmb)
