Kupang, timurtoday.id – Terduga Pembobol Automated Teller Machine atau mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang terpasang di dalam gerai Indomaret di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang akhirnya ditangkap polisi.
Informasi yang diperoleh timurtoday.id, terduga pelaku bernama Hendrik. Ia ditangkap di kabupaten Rote Ndao pada Kamis (15/10) siang.
Setelah ditangkap Hendrik langsung dibawa ke Polres Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Ya sudah diamankan di polres kupang, saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,”demikian kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Bayu Sila Pambudi, S.Tr.K., S.I.K kepada timurtoday.id, Kamis (15/10) malam. Belum diperoleh rilis dari Polres Kupang terkait penangkapan tersebut.
Dalam upaya pengungkapan kasus itu Polres Kupang melibatkan pihak Polresta Kupang Kota dan Reserse Mobile (Resmob) Polda NTT.
ATM BRI di dalam gerai Indomaret di Desa Mata Air tersebut dibobok Selasa (22/9) subuh saat gerai tutup beroperasi.
Kejadian itu baru diketahui pihak Indomaret sekitar pukul 06.40 WITA saat karyawan Indomaret hendak membuka toko untuk memulai aktivitas kerja.
Setelah menerima laporan, Kapolsek Kupang Tengah Ipda Thoerangga Enoch A. Rohi bersama personel piket langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Tim Inafis Polres Kupang kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WITA untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dalam pemeriksaan TKP, polisi menemukan sejumlah fakta kerusakan yang bukan saja di mesin ATM namun juga sejumlah sisi luar dan dalam bangunan toko termasuk Sistem alarm dan CCTV Indomaret ditemukan dalam kondisi mati atau tak berfungsi. Kotak DVR CCTV dalam keadaan terbuka dan kabel instalasi CCTV terputus.
Polisi juga menemukan brankas mesin ATM BRI dalam kondisi terbuka. Lima boks kaset yang digunakan untuk menyimpan uang ditemukan kosong dan berada di dalam gudang Indomaret.
Kerusakan juga ditemukan pada bagian bangunan. Dinding pemisah antara toko dan gudang sebelah kiri dalam kondisi jebol. Plafon gudang bagian kiri mengalami kerusakan, begitu pula bagian seng yang ditemukan dalam kondisi robek.
Di sekitar lokasi, polisi menemukan satu unit tangga lipat yang diduga dipakai pelaku untuk menaiki bangunan dan masuk kedalam toko.
Laci brankas uang toko dalam kondisi terbuka dan sejumlah barang jualan terlihat berserakan. (Jmb)
