Kupang, timurtoday.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kupang dalam upaya mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 24 kecamatan yang ada di daerah itu.
Untuk maksud tersebut, Rabu (4/3) Bupati Kupang Yosep Lede menemui Badan Gizi Nasional (BGN) selaku instansi tekhnis pengelola program MBG.
Bupati Yosep Lede bertemu wakil kepala BGN, Irjen (purnawiran) Sonny Sanjaya di kantornya.
Dalam pertemuan tersebut disepakati sejumlah poin dalam rangka mempercepat pelaksanaan MBG di wilayah kabupaten Kupang.
Kesepakatan yang diambil dalam pertemuan tersebut yakni pemkab Kupang akan melakukan percepatan implementasi Program MBG di Kabupaten Kupang melalui pembangunan SPPG Aglomerasi dan SPPG Terpencil di Kabupayen Kupang.
Pemkab Kupang segera melakukan Pendataan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui mulai dari level Desa/Kelurahan sampai Kabupaten.
Pemkab Kupang mempersiapkan rantai pasok bahan pangan melalui peningkatan produksi pangan untuk kebutuhan SPPG di Kabupaten Kupang.
Pemkab Kupang akan melakukan monitoring ketat untuk memastikan kelancaran pelayanan MBG dan Membentuj forum koordinasi tingkat kabupaten.
Sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembagunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) kabupaten Kupang, Paulus Liu, Senin (23/2) di kantor bupati Kupang mengatakan saat ini di kabupaten Kupang sudah ada lebih dari 20 SPPG aglomerasi.
Sekitar 70 SPPG Terpencil kini dalam proses pembangunan fisik oleh PT. Krakatau Steel. Pembangunan fisik SPPG Terpencil tersebut agak tersendat karena terkendala cuaca. (Jmb)
