Kupang, timurtoday.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kupang mengambil langkah berkoordinasi dengan PT. Pertamina Patra Niaga Retail NTT dalam mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi beberapa pekan terakhir di sejumlah kecamatan di wilayah pesisir Amfoang yakni Amfoang Barat Laut, Amfoang Barat Daya dan Amfoang Utara.
Koordinasi pemkab melalui Camat Amfoang Utara, Hendra Mooy, Rabu (13/5) dengan manajemen Pertamina Patra Niaga Retail NTT itu berhasil mendapatkan 4.000 liter BBM yang akan mulai disuplai ke Naikliu, Amfoan Utara untuk menjawab kebutuhan masyarakat disana.
Camat Hendra Mooy yang dihubungi timurtoday.id, Jumat (15/5) menjelaskan 4.000 liter BBM yang akan disuplai bukan BBM Subsidi namun Nonsubsidi jenis Pertamax.
Hasil koordinasi dengan PT. Pertamina, kata Camat Hendra Mooy, 4.000 liter Pertamax tersebut akan disuplai dari SPBU Lelogama, Amfong Selatan pada Sabtu (16/5) besok.
Pola distribusinya jelas Hendra Mooy, BBM dari SPBU Lelogama akan diangkut ke Naikliu untuk selanjutnya di distribusi ke pengecer dan kelompok tani, kelompok nelayan yang ada di wilayah itu.
Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan lainnya untuk menghubungi pemerintah desa/kelurahan yang ada untuk mendata dan menghubungi para pengecer dan kelompok tani nelayan dari desa/kelurahan ketiga kecamatan tersebut untuk datang ke Naikliu untuk mengambil BBM.
Harga Beli BBM saat pendistribusian di Naikliu kata camat Hendra Mooy sudah diperhitungkan dengan jarak angkut dari Lelogama ke Naikliu. “Pokoknya tidak lebih dari Rp 15.000 perliternya,”kata Hendra Mooy.
Hendra belum mau berkomentar jauh ketika ditanya soal sistim pembayaran 4.000 liter BBM tersebut saat diambil dari SPBU Lelogama dan dibawa ke Naikliu.
Distribusi BBM dari SPBU Lelogama ke Naikliu tersebut dikatakan sebagai upaya preventif pemkab Kupang sambil menunggu upaya pemkab Kupang dengan pihak Pertamina dan pihak terkait untuk menggunakan pola distribusi lewat jalur laut. “Lagi diupayakan koordinasi agar kedepannya bisa pakai jalur laut supaya bisa mengangkut lebih banyak lagi,”katanya.(Jmb).
