29.4 C
Kupang
Jumat, Mei 15, 2026
Space IklanPasang Iklan

SPBU Untuk Amfoang Diduga Dialihkan ke Nekamese, SUFa Datangi Kantor Pertamina Kupang

Kota Kupang, timurtoday.id – Kabar mengagetkan tersiar ditengah persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah dialami masyarakat empat kecamatan di wilayah pesisir Amfoang yakni Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, Amfoang Utara dan Amfoang timur, kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Persoalan kelangkaan BBM di Amfoang pesisir itu kian jadi sorotan publik tatkala terjadi penangkapan aparat satuan Brimob Polda NTT terhadap 700-an liter BBM Jenis Pertalite dan Solar di wilayah Kota Kupang yang hendak diberangkatkan ke Amfoang akhir pekan kemarin.

Kasus itu dalam penyelidikan Polisi namun dampak dari itu masyarakat di Amfoang pesisir kini sulit mendapatkan BBM untuk menunjang aktifitas kehidupan mereka. “Kini masyarakat disana sulit dapat BBM,”ungkap Bernad Taneo, sekretaris Solidaritas Pemuda Amfoang (SUFa) didampingi anggotanya Yosep Fobia.

Terkait pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat Amfoang ini, Rabu (13/5) timurtoday.id mendapat informasi kalau sekitar tahun 2023 atau 2024 kemarin, pemerintah melalui PT.Pertamina diduga telah menetapkan dua titik pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Amfoang.

Satu titik di Lelogama, Amfoang Selatan dan satu titik lainnya di Naikliu kecamatan Amfoang Utara.

Namun dalam pelaksanaan pembangunan SPBU hanya terlaksana di titik Lelogama sementara untuk titik Naikliu diduga dialihkan ke Oelomin kecamatan Nakamese.

Pembangunan SPBU tersebut terlaksana pada masa kepemimpinan Alexon Lumba sebagai penjabat Bupati Kupang.

Kabarnya pengalihan titik SPBU Naikliu ke Oelomin-Nekamese itu karena persoalan infrastruktur jalan ke Amfoang.

Pengusaha mitra pelaksana pembangunan SPBU tersebut diduga telah meminta pihak PT.Pertamina untuk mengalihkan titik itu dari Naikliu ke Nekamese.

Kabar itu rupanya juga diperoleh SUFa. Pada Rabu (13/5) siang timurtoday.id bersama Bernad Taneo dan Yosep Fobia mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga NTT di Kota Kupang untuk mengkonfirmasi hal tersebut dan juga soal kelangkaan BBM di wilayah pesisir Amfoang.

Baca juga  Aksi BEM Nusantara di Jakarta, Sejumlah Kasus Korupsi di NTT Masuk Agenda, Ada Kasus Garam dan GOR Kupang

Namun usai pertemuan dengan camat Amfoang Utara Hendra Mooy, terkait kelangkaan BBM di Amfoang Utara, pihak Pertamina belum bersedia bertemu SUFa dan timurtoday.id. “nanti dilain waktu saja ya, saya ada rapat,”ujar pejabat Pertamina usai berdialog dengan camat Hendra Mooy.

Camat Hendra Mooy dalam dialognya bersama wartawan disamping kantor Pertamina Kupang mengakui kalau dalam pertemuannya dengan pejabat Pertamina dan salah satu pengusaha mitra Pertamina itu juga disinggung soal pengalihan titik SPBU Naikliu ke Nekamese tersebut. “Pengalihan itu di jaman penjabat bupati, karena persoalan infrastruktur jalan ke Amfoang dan pengusaha mitra juga tidak mampu infornasi tadi didalam seperti itu ,”kata camat Hendra Mooy.

Kepada timurtoday.id, Bernard Taneo dan Yosep Fobia mengatakan pekan depan pihaknya akan kembali mendatangi kantor Pertamina terkait kabar pengalihan titik SPBU dan persoalan kelangkaan BBM di Amfoang pesisir.

Ia mengatakan status daerah terpencil dan kelangkaan BBM yang sering dialami masyarakat setempat sudah sepatutnya di Amfoang pesisir ada SPBU.

Soal infratruktur jalan yang sulit dilalui saat distribusi BBM ke SPBU disana, saya pikir itu bukan alasan untuk mengalihkan titik SPBU Naikliu. Sabu Raijua dan Rote distribusi BBM ke SPBU lewat laut, Amfoang kalau jalur daratnya sulit, kan bisa pakai jalur laut seperti Rote dan Sabu itu,”ungkap Bernad yang menyesalkan terjadinya pengalihan titik SPBU tersebut.

Ia meminta pemerintah untuk membangun SPBU di pesisir Amfoang karena masyarakat disana sangat membutuhkan BBM yang mudah didapat tanpa harus mengeluarkan biaya besar seperti saat ini.

Jika ada SPBU kata Bernad, penangkapan saat proses distribusi BBM ke Amfong akhir pekan lalu tak lagi terjadi. Penangkapan tersebut dinilai telah mengorbankan masyarakat Amfoang yang membutuhkan BBM. (Jmb)

Baca juga  Menag Ucapkan Selamat Natal, "Tebar Cinta Kasih, Perkuat Pembangunan Kemanusiaan"

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini