Kupang, timurtoday.id – Sesosok bayi perempuan ditemukan dalam kardus di hutan Mnera Kabnono di RT 019/RW 010, kelurahan Nonbes kecamatan Amarasi kabupaten Kupang, Jumat (10/7) pagi. Saat ditemukan bayi yang diperkirakan baru dilahirkan sehari sebelumnya itu masih dalam keadaan hidup.
Polisi kini tengah menyelidiki siapa pelaku pembuang bayi tersebut.
Humas Polres Kupang, Ipda Randy Lalu Hidayat memginformasikan bayi tersebut ditemukan Domitianus Bonat sekitar pukul 06.30 WITA saat melintasi jalan dalam hutan itu menuju kebunnya. Kardus berwarna cokelat tersebut terletak di tepi jalan dalam kawasan hutan tersebut.
Domitianus kemudian menghubungi warga sekampung, Erens Teinati, untuk mengamankan lokasi.
Erens Teinati melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Amarasi dan petugas medis dari Puskesmas Oekabiti.
Pada pukul 07.00 WITA, personel piket Polsek Amarasi bersama tim medis tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat ditemukan, bayi tersebut dibalut dengan handuk berwarna abu-abu dan dialasi sprei berwarna merah muda di dalam kardus. Petugas medis segera mengevakuasi bayi tersebut untuk mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Oekabiti.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Lusiana Kardosa, A.Md Keb, dan Afliana Tanesib, A.Md Keb, pada pukul 07.30 WITA.
Berikut adalah kondisi bayi tersebut;
• Usia: Diperkirakan sekitar 38 jam (1 hari lebih).
• Berat Badan: 2450 gram.
• Panjang Badan: 49 cm.
• Lingkar Kepala: 31 cm.
• Lingkar Dada: 32 cm.
• Lingkar Perut: 32 cm.
• Kondisi Kesehatan: Hasil observasi tanda-tanda vital (TTV) menunjukkan bayi dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan adanya kelainan fisik.
Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait siapa pihak yang bertanggung jawab atas penemuan bayi tersebut. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi kepada pihak berwajib jika mengetahui sesuatu yang berkaitan dengan kejadian ini. (Jmb)
