Kupang, timurtoday.id – Aparat kepolisian dari Polda NTT dikabarkan telah turun memeriksa lokasi tumpukan mangan di belakang kantor dinas pariwisata (Dispar) kabupaten Kupang, di komplek perkantoran pemerintah kabupaten (Pemkab) Kupang di Oelamasi kelurahan Naibonat, Kupang timur.
Informasi yang diperoleh media ini, aparat polda NTT yang memeriksa tumpukan mangan itu dari direktorat reserse dan kriminal khusus (Ditreskrimsus). Pemeriksaan dilakukan pada Minggu akhir di bulan Agustus 2026.
“Ada empat atau lima orang anggota dari Polda yang turun periksa,”ungkap sumber dari lingkup pemkab Kupang.
Dalam pemeriksaan tersebut polisi mendapati masih ada sisa mangan yang tertumpuk di lokasi itu.
Setelah memeriksa lokasi aparat Polda NTT kemudian bertemu dengan sejumlah pimpinan OPD di kantor bupati Kupang.
Kabarnya aparat Polda NTT juga disampaikan soal tumpukan mangan di rumah jabatan bupati Kupang di kecamatan Kelapa lima kota Kupang yang hilang jauh sebelum pengambilan mangan di belakang kantor dispar kabupaten Kupang tersebut. “Yang ditumpuk di rumah jabatan di Kota Kupang lebih banyak, itu juga sudah hilang lama, jauh sebelum yang di belakang kantor dispar,”ungkap sumber.
Belum diperoleh konfirmasi dari pihak Polda NTT terkait pemeriksaan tumpukan mangan di belakang kantor dispar kabupaten Kupang tersebut.
Diberitakan sebelumnya sejumlah ton mangan dari lokasi itu diangkut keluar oleh oknum yang belum teridentifikasi.
Pemkab Kupang melalui satpol PP setempat masih melakukan penelusuran soal pihak yang telah masuk dan mengangkut sejumlah ton mangan yang ditumpuk sejak beberapa tahun lalu itu.
Mangan yang ditumpuk di lingkungan kantor Dispar tersebut kabarnya merupakan mangan sitaan dari pemkab Kupang karena diambil dan diangkut secara ilegal. (Jmb)
