25.3 C
Kupang
Rabu, April 30, 2025
Space IklanPasang Iklan

Taman Nostalgia Kota Kupang Akan Dilengkapi Fasilitas Umum

Kota Kupang, TiTo – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mengatakan taman Nostalgia di tengah Kota Kupang akan dikembangkan menjadi lebih indah dengan dilengkapi fasilitas publik seperti toilet bersih dan arena bermain anak.

Pernyataan tersebut disampaikan walikota Christian Widodo saat bersama Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menghadiri acara Penanaman Pohon dan Simulasi Edukasi Memilah Sampah tingkat Kota Kupang di Taman Nostalgia, Kamis (27/3).

Acara tersebut juga sekaligus menjadi momentum bagi perencanaan pembangunan taman yang lebih lengkap di Taman Nostalgia.

“Di 2026, kami berencana membangun taman yang dilengkapi fasilitas publik, seperti toilet bersih, tempat bermain anak, arena skateboard, hingga Wi-Fi,”kata dr. Christian Widodo.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkompinda, Ketua dan Wakil Ketua beserta Anggota DPRD Kota Kupang, Ketua TP PKK Kota Kupang, para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Wali Kota, para Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan kegiatan Penanaman Pohon dan Simulasi Edukasi Memilah Sampah tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan masyarakat yang diberikan saat pelantikan dirinya dan Wakil Wali Kota. “Kami meminta masyarakat untuk memberikan bibit pohon sebagai bentuk ucapan syukuran. Sekarang, bibit pohon tersebut sebagian telah kami tanam di kantor Wali Kota, sementara sisanya kami bawa ke sini,” jelas dr. Christian.

Ia menjelaskan melalui kolaborasi bersama masyarakat dan instansi terkait, program “Kupang Green and Clean” diharapkan dapat terwujud. “Pohon-pohon ini adalah simbol dari komitmen kita bersama untuk menjaga lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang untuk anak cucu kita,” katanya.

Selain penanaman pohon, Wali Kota juga mengungkapkan pentingnya upaya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kota Kupang. “Kami telah membentuk Satgas Penanganan Sampah yang akan melibatkan berbagai unsur, termasuk OPD dan masyarakat. Kami juga sudah mulai mengoperasikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di beberapa kecamatan,” ungkapnya.

Baca juga  Polsek Kupang Tengah Amankan Ibadah Emiritas dan Perhadapan Pendeta di Gereja Ebenhaezer Matani

Salah satu program penting yang sedang dijalankan adalah pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, dengan menyediakan kontainer sampah di setiap RT. Sampah yang terkumpul kemudian akan diproses lebih lanjut, seperti pengolahan sampah organik menjadi pupuk atau maggot, serta sampah plastik yang akan didaur ulang menjadi biji plastik.

Wali Kota juga menegaskan bahwa 85% sampah dapat dikelola di tingkat kecamatan, sementara sisa 15% yang tidak dapat diproses akan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) sebagai langkah terakhir. “Program ini bukan hanya sekadar rencana, tetapi sudah dimulai. Kami akan mengajak masyarakat untuk bergotong-royong dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan kota,” jelasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan penanaman pohon bersama serta ramah tamah, yang semakin mempererat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder dalam mewujudkan Kota Kupang yang lebih hijau dan bersih. (Enjel Lasbaun-Dedy Irawan/prokopim)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini