23.4 C
Kupang
Jumat, Juli 31, 2026
Space IklanPasang Iklan

Bersih-bersih Bersama di Taebenu, Ada Pemerintah, TNI, Polisi, Warga dan Pelajar

Kupang, timurtoday.id – Persoalan kebersihan lingkungan jadi perhatian serius pemerintah kecamatan Taebenu kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada program Jumat bersih yang dicanangkan dimasa kepemimpinan Rollanda Pelandou sebagai camat Taebenu.
              Pada Jumat ganjil disetiap bulannya aksi pembersihan lingkungan dilakukan bersama oleh pemerintah bersama masyarakat di desa/kelurahan yang ada.
               Pada Jumat (31/7), Jumat ke lima di bulan Juli, kerja bhakti bersama membersihkan lingkungan yang dilaksanakan pemerintah kecamatan Taebenu sedikit berbeda dari sebelumnya. Perbedaannya pada pihak-pihak yang terlibat dalam Bhakti bersama tersebut.
               Jika sebelumnya hanya pemerintah kecamatan, desa bersama masyarakat setempat maka kali ini ada unsur TNI, Polisi, Mahasiswa dan pelajar. Bahkan pada Bhakti bersama kali ini diikuti juga oleh Danlanud Eltari Kupang, Marsma TNI Somad, S.I.P, Danramil 1604-01/Kupang, Kapten Inf.Donatus Jelatu, Wakapolsek Kupang Tengah dan pelajar dari SMP Pelita hati dan Mahasiswa UNDANA.
              Ada dua desa menjadi titik aksi kerja bhakti pembersihan lingkungan dari sampah maupun reremputan atau tumbuhan tak berguna di wilayah kecamatan Taebenu.
               “Hari ini, Kami Pemerintah Kec.Taebenu bersama TNI AU dalam rangka Perayaan HUT RI ke 81 dan Hari Bhakti TNI AU ke 79 maka kami melaksanakan Kerja Bhakti bersama di Dua Desa di Kecamatan Taebenu, yakni Desa Baumata Barat dan Desa Oeltua,”demikian informasi dari camat Rollanda kepada timurtoday.id, Jumat sore.
                Camat Rollanda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lanud El Tari Kupang atas sinergi dan kolaborasi antar institusi dalam pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih itu.
               Disampaikan komitmen menjaga kebersihan lingkungan di kecamatan Taebenu itu didukung  Pemerintah desa/kelurahan. Desa Baumata Barat dan Desa Oeltua telah membuat peraturan desa tentang program kebersihan tersebut. Aturan tersebut disertai sanksi bagi pihak yang membuang sampah sembarangan. “Ini sebagai upaya membangun kesadaran dan kedisiplinan  masyarakat,”ungkapnya.
                Untuk memperkuat pengawasan menurut camat Rolanda, pemerintah akan memasang patok larangan membuang sampah di titik-titik yang bukan menjadi lokasi pembuangan resmi, serta memasang CCTV sebagai langkah pencegahan terhadap pelanggaran.
               “Lingkungan yang bersih tidak terwujud hanya dengan kerja pemerintah, tetapi melalui kepedulian dan tanggung jawab seluruh masyarakat. Mari bersama menjaga Taebenu agar tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi sekarang maupun yang akan datang,”beberapa camat Rollanda Pelandou.
               Lapangan AURI menjadi titik kumpul diakhir dari kerja bhakti bersama tersebut. (Jmb)
Baca juga  Pejabat Pemkot Kupang Selamatan Imlek ke Wali Kota Kupang Terpilih, dr. Christian Widodo

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini