Kupang, timurtoday.id – Pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih di desa Tesbatan I kecamatan Amarasi kabupaten Kupang sempat terhambat diawal proses. Lahan pemicunya.
Namun belakangan persoalan lahan tersebut sudah teratasi dengan kerelaan Samsudin Masneno yang menghibahkan lahannya seluas lebih dari 1.000 meter persegi untuk pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih.
Hamamah Horsan, kepala desa (kades) Tesbatan I, Rabu (27/5) di Tesbatan menyampaikan awalnya setelah bertemu dengan bupati Yosep Lede dan jajaran akhir 2025 lalu, pihaknya kemudian mendatangi pihak UPTD SD Negeri Taenbira untuk berkoordinasi soal penggunaan lahan sekolah itu untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.
“Pak bupati bilang kalau desa tak punya lahan boleh pakai aset pemerintah yang ada di desa, maka kami datang ke UPTD SD Negeri Taenbira untuk koordinasi bangun di lahan sekolah, namun ketua Komite tolak,”katanya.
Karena ditolak komite maka rencana pembangunan fisik Koperasi Merah Putih tersendat hingga pada sekitar Februari 2026 ada warga setempat, Samsudin Masneno yang bersedia menyerahkan lahannya untuk pembangunan koperasi merah putih.
“Jadi akhirnya pakai lahan hibah masyarakat Samsudin Masneno untuk desa. Luasannya 1000 meter persegi,”kata Kades Hamamah Horsan.
Pembangunan fisik Koperasi Merah Putih tersebut kini telah mencapai sekitar 75 persen.
Koperasi Merah Putih Tesbatan I memiliki enam gerai usaha dibidang pertanian, peternakan, simpan pinjam dan beberapa jenis usaha lainnya. (Jmb)
