29.7 C
Kupang
Jumat, Juni 5, 2026
Space IklanPasang Iklan

Realisasi Dapur 3 T di Kabupaten Kupang Setelah BGN Alihkan Fokus MBG ke Daerah Terpencil

Kupang, timurtoday.id – Diawal menjalankan tugasnya sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang mengubah fokus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Alih-alih mengejar penambahan dapur baru secara masif, pemerintah melalui BGN akan memprioritaskan penyaluran manfaat MBG ke wilayah-wilayah terpencil serta meningkatkan kualitas dapur yang sudah beroperasi.

Dilansir dari kontan.co.id, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan perubahan strategi tersebut dilakukan setelah alokasi anggaran program MBG tahun 2026 dikurangi menjadi Rp 268 triliun dari rencana awal Rp 335 triliun.

Perubahan arah kebijakan ini diumumkan sehari setelah mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, ditangkap terkait dugaan korupsi dalam pelaksanaan program tersebut. Dadan sebelumnya diberhentikan Presiden Prabowo Subianto dari jabatannya.

Merespon perubahan arah program MBG tersebut, ketua Satuan tugas (satgas) kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Mateldius Sanam kepada timurtoday.id, Jumat (5/6) mengatakan pihaknya menyambut baik langkah tersebut dengan menunggu arahan BGN.

Saat ini kata Mateldius Sanam, 70 unit dapur MBG daerah terpencil di kabupaten Kupang tengah dalam proses penyelesaian oleh PT. Krakatau Steel bekerjasama dengan sejumlah pengusaha lokal.

Sejauh ini sudah empat titik dapur terpencil yang dipasang modularnya yakni di desa Bone kecamatan Nekamese, desa Pantulan kecamatan Sulamu, desa Kiuoni kecamatan Fatuleu dan desa Oelnaineno kecamatan Takari.

“Progresnya ya, yang 70 itu dalam penyelesaian, empat yang lagi dipasang modularnya,”ungkap Teldy Sanam.

Ia mengatakan pihaknya juga sudah mengusulkan tambahan titik dapur MBG daerah terpencil ke pemerintah pusat. “Yang 70 ini dalam penyelesaian, kita juga masih tunggu arahan pemerintah pusat soal usulan tambahan dapur 3 T kemarin,”katanya. (Jmb)

Baca juga  Inovasi Pemkab TTS, Gandeng Investor Kelola Parkiran RSUD Jadi Sumber PAD Bersistim Elektronik 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini