26 C
Kupang
Sabtu, Juni 13, 2026
Space IklanPasang Iklan

Warga Oeletsala Tewas Digigit Anjing, Korban Rabies di Kabupaten Kupang Bertambah

Kupang, timurtoday.id – Ebenhaeser Riwu Rohi, (58) warga desa Oeletsala kecamatan Taebenu kabupaten Kupang meninggal dunia, Selasa (9/6) di Rumah Sakit Leona, Kota Kupang. Ebenhaeser dipastikan meninggal karena terinveksi virus Rabies akibat gigitan anjing yang dialami pada 12 November 2025 lalu.

Pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Peternakan (Disnak) kabupaten Kupang, Oktaviana Manulangga, Kamis (11/6) menjelaskan Ebenhaeser sempat dibawa ke puskesmas setempat setelah menunjukan gejala rabies seperti takut air, tak mau makan dan minum.

Pihak puskesmas kemudian merujuk perawatan Ebenhaeser ke Rumah Sakit Leona Kota Kupang hingga akhirnya meninggal dunia, Selasa (9/6).

Dijelaskan sebelumnya pasa tanggal 12 November 2025 lalu Ebenhaeser digigit anjing yang terinveksi rabiesa bersama delapan warga lainnya.

“Anjing itu menggigit sembilan orang salah satunya Ebenhaeser ini. Dia digigit di betis kanan dan jempol kaki kanan,”katanya.

Saat itu kata Oktaviana, setelah tergigit sembilan orang korban hendak dibawa ke puskesmas untuk diberikan vaksin dan dirawat namun Ebenhaeser menolak.

Hingga pada pekan kemarin kondisi fisik Ebenhaeser menunjukan gejala-gejala teeimveksi virus rabies dan dibawa ke puskesmas kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Leona Kota Kupang.

Sementara Anjing yang menggigit ke-9 warga itu langsung dibunuh usai kejadian.

Jumlah Korban Bertambah

Dikatakan Oktaviana, dalam tahun 2026 ini, Ebenhaeser adalah korban kedua yang tewas akibat gigitan anjing yang terinveksi virus rabies. Korban sebelum adalah warga desa Oelfatu kecamatan Amfoang Barat Laut.

“Tahun ini sudah dua korban meninggal, kita sementara gencar melakukan vaksinasi ke ternak anjing disejumlah wilayah di kabupaten Kupang untuk mengantisipasi penularan, saat ini kita fokus di wilayah Amfoang Barat Laut dan senin pekan depan kita mulai fokus ke Oeletsala dan beberapa desa lain di kecamatan Taebenu,”katanya.

Baca juga  Bupati Sidak ke RSUD Naibonat, "Saya Tak Mau Ada Yang Viral - viral Lagi"

Stok vaksin 

Oktaviana Manulangga ketersediaan Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk anjing cukup menunjang upaya vaksinasi yang dilakukan untuk mencegah penularan Rabies. “Kalau vaksin untuk anjing yang kita punya sejauh ini masih cukup, saya tidak tahu kalau VAR untuk manusianya stoknya bagaimana karena itu di dinas kesehatan,”katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki ternak anjing untuk mau memberikan anjingnya divaksin. “Pengalaman kita, ada masyarakat yang tak mau anjingnya divaksin padahal ini penting sekali untuk mencegah korban-korban berikut,”katanya. (Jmb)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

Berita terkini