Kupang, timurtoday.id – Aksi teror terhadap pengguna jalan Timor Raya terjadi di hutan Camplong kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Marvel Mbau (45), warga Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang diserang lemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas dengan kendaraan pickup-nya dalam kawasan itu.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 03.00 WITA, Selasa (23/6) di kilometer 45 Kelurahan Camplong I, ruas jalan utama Kupang, NTT – Dili, Timor Leste.
Kapolres Kupang AKBP Rudy Jakob Ledo melalui Kasi Humas Ipda Lalu Randy Hidayat menginformasikan saat itu Marvel sedang mengendarai mobil pickup menuju Pasar Takari bersama istrinya, Doly Maa, dan seorang anak mereka yang masih berusia empat tahun.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga dilempar batu oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.
Batu kali berukuran sebesar genggaman tangan orang dewasa itu masuk melalui jendela kendaraan yang sedang terbuka dan menghantam bagian kanan kepala korban.
“Korban sempat berusaha mengendalikan kendaraan dan memarkirkannya di pinggir jalan. Namun setelah itu korban tidak sadarkan diri,” ujar Ipda Lalu Randy.
Melihat kondisi suaminya, Doly Maa segera meminta bantuan dengan menghubungi kerabatnya. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada anggota piket Polsek Fatuleu yang langsung bergerak menuju lokasi.
Saat petugas tiba, korban diketahui telah mengalami kondisi kritis dan sempat muntah darah.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan patroli menuju RSUD Naibonat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sekitar pukul 04.00 Wita, korban tiba di rumah sakit dan menjalani perawatan. Namun kondisi kesehatannya terus menurun sehingga keluarga memutuskan memindahkan korban ke RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang.
Meski berbagai upaya penyelamatan dilakukan, termasuk rencana tindakan operasi, penanganan medis belum dapat segera dilakukan karena keterbatasan ruang perawatan.
Saat keluarga berupaya mencari ruang kosong di sejumlah rumah sakit lain di Kota Kupang, kondisi korban semakin memburuk.
Marvel akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (24/6/2026) pukul 11.40 Wita.
Kasus yang menyebabkan hilangnya nyawa warga Kota Kupang tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pelemparan batu yang diduga menjadi penyebab kematian korban.(Jmb/nttwatc.id)
